Ini Mitos Seputar Olahraga yang Tidak Benar yang Harus Diketahui

Pernah denger hal-hal seputar mitos seputar olahraga yang tidak benar tapi kamu udah percaya gitu aja, nggak? Misalnya, supaya bisa lebih kurus, kamu harus olahraga setiap hari atau menghabiskan banyak waktu dan menghasilkan banyak keringat saat berolahraga efektif untuk membakar lemak dalam tubuhmu.

Informasi-informasi yang demikian menyesatkan, bukan? Gimana kalo ternyata ada yang percaya dan benar-benar menerapkannya? Agar kamu nggak terjebak, berikut beberapa mitos seputar olahraga yang tidak benar!

Manfaat Olahraga Bagi Tubuh

Olahraga adalah aktivitas yang punya segudang manfaat bagi tubuh. Di samping menjaga kesehatan dan kebugaran, aktivitas tersebut juga bisa membantumu mendapatkan bentuk tubuh yang ideal. Apalagi kalo dilakukan sesuai aturan.

Sayangnya, masih banyak informasi tentang olahraga yang salah kaprah. Meski demikian, nggak sedikit, loh, yang mempercayainya. Sebab, informasi tersebut menjanjikan hasil yang efektif dalam waktu singkat, hanya dengan sedikit usaha.

Mitos Salah Tentang Olahraga

Padahal, bila diterapkan, bakal membuat hasil latihanmu justru nggak maksimal, hingga menghilangkan semangat. Apa saja, sih, mitos-mitos tentang olahraga yang seharusnya kamu abaikan? Simak ulasannya di bawah!

1. Berolahraga Setiap Hari

Olahraga emang bagus buat kesehatan. Tapi, kalo dilakuin setiap hari tanpa istirahat malah bikin tubuhmu lelah dan beresiko mengalami cedera, loh! Lebih baik mengikuti aturan yang ada, yakni berolahraga sebanyak 3-5 kali dalam seminggu dengan durasi 15-60 menit.

2. Semakin Lama Berolahraga, Semakin Cepat Pula Hasilnya Terlihat

Demi memiliki bentuk badan yang ideal, kamu sampai rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk berolahraga? Ketahui lah, mitos olahraga ini nggak hanya salah kaprah, tapi juga bisa bikin tubuhmu gampang cedera hingga mengalami stress.

Padahal faktanya, kunci kesuksesan dari olahraga justru terletak pada waktu istirahat, di mana sendi, otot dan seluruh bagian tubuh dapat memulihkan diri dari efek latihan yang dilakukan. Jika kamu memberi waktu bagi tubuh untuk istirahat selama berolahraga, nyeri otot, gangguan tidur, meningkatnya hormon kortisol, melemahnya sistem imun tubuh hingga menurunnya performa fisik bisa dihindari.

3. Olahraga Sebaiknya Dilakukan di Pagi Hari

Banyak orang yang beranggapan bahwa olahraga sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Hal tersebut nggak sepenuhnya benar, loh! Olahraga bisa, kok, dilakuin kapan aja. Jika sempatnya pagi hari, ya, silakan melakukannya sebelum mulai beraktivitas sambil menikmati udara yang masih sejuk. Tapi, bila kamu hanya memiliki waktu luang di malam hari, lakukan beberapa jam sebelum tidur supaya nggak bikin kamu insomnia.

4. Makin Banyak Keringat Makin Baik

Mitos seputar olahraga yang tidak benar selanjutnya dipercaya oleh banyak orang. Mungkin kamu termasuk salah satu dari mereka! Katanya semakin banyak keringat, berarti semakin banyak pula kalori dan lemak yang terbakar. Padahal, sebetulnya keringat merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan panas atau cairan berlebih. Jadi, nggak ada hubungannya dengan pembakaran kalori dan lemak.

5. Semakin Panas Tubuh, Semakin Banyak Pula Lemak yang Terbakar

Pernah, nggak, ngeliat orang yang lari di siang bolong menggunakan jaket parasut atau jaket tebal lainnya? Mungkin dia ingin menambah panas dalam tubuh agar keringat yang dikeluarkan semakin banyak. Tapi, hal itu nggak dibenarkan, ya!

Panas tubuh yang meningkat ketika kamu berolahraga disebabkan oleh naiknya aktivitas jantung untuk memompa darah. Sehingga, detak jantung serta suhu tubuh pun ikut meningkat. Nah, peningkatan suhu tubuh ini lah yang merangsang produksi keringat. Jadi, kalo kamu olahraga memakai jaket justru bisa menambah panas tubuh yang dapat mengakibatkan dehidrasi.

6. Kardio Adalah Satu-satunya Cara Buat Menurunkan Berat Badan

Bagi yang punya masalah overweight, kardio emang efektif untuk membakar kalori dan menurunkan berat badan. Tapi, olahraga tersebut hanya memberikan manfaat saat kamu melakukan latihan saja. Jadi, pas udah istirahat, manfaat yang kamu dapatkan akan terhenti.

Selain kardio, ada cara lain yang bisa kamu lakukan untuk menghasilkan tubuh ramping, salah satunya HIIT alias High-Intensity Interval Training yang dinobatin sebagai metode paling efektif buat membakar lemak tubuh. Metode HIIT sendiri terdiri atas kombinasi latihan berintensitas tinggi dan rendah yang dilakukan secara selang-seling.

Alternatifnya, yaitu latihan beban. Dilansir dari National Institute of Health, latihan beban dinilai efektif untuk menurunkan bobot tubuh. Selain dengan menaikkan massa otot, latihan beban juga akan mengaktifkan resting metabolism atau metabolisme istirahat, di mana tubuh kamu bakal membakar kalori, bahkan sampai 38 jam setelah berolahraga.

7. Latihan Beban Bakal Membuat Badanmu Berotot

Mitos ini, nih, yang ngebuat banyak wanita cuma fokus sama kardio di static bike dan treadmill. Mereka nggak mau melakukan latihan beban karena takut tubuhnya jadi besar serta berotot kayak binaragawan. Padahal, sebenarnya para binaragawan wanita bisa mendapatkan bentuk tubuh yang seperti itu karena mereka melakukan diet ketat, berlatih keras dan meminum vitamin serta suplemen testosteron.

Jadi, kamu nggak usah takut lagi, ya! Sebab, latihan beban bagi wanita biasa justru bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan menurunkan massa lemak dibanding kardio, seperti yang telah disampaikan pada poin sebelumnya. Latihan beban juga dapat membuat tubuhmu terlihat lebih kencang dan ramping, loh!

8. Dapat Mengurangi Lemak di Bagian Tubuh Tertentu

Pernah kah kamu mencoba melakukan side bend atau sit-up untuk mengusir lemak di perut? Atau rajin push-up dan angkat dumbbell agar lengan nggak bergelambir? Itu hanya mitos. Kamu nggak bisa ngilangin lemak di bagian tubuh tertentu saja. Metode yang benar, ya, dengan mengubah pola makan, menjalankan HIIT dan melakukan latihan kekuatan otot besar, seperti glutes dan quad.

9. Olahraga di Gym Lebih Baik Daripada di Rumah, Begitu Sebaliknya

Dikutip dari The Annals of Behavioral Medicine, faktor yang menentukan keberhasilan dalam olahraga bukan lah lokasi atau alat yang digunakan, melainkan motivasi, komitmen dan kedisiplinan dalam melakukannya. Jadi, bukan berarti olahraga di gym lebih baik dari olahraga di rumah, begitu sebaliknya. Semua ada porsinya sendiri-sendiri.

10. Olahraga dalam Keadaan Perut Kosong

Olahraga dalam keadaan perut yang kosong dapat mempercepat penurunan berat badan. Mitos seputar olahraga yang tidak benar ini harus kamu buang jauh-jauh dari pikiranmu. Kamu dianjurkan untuk makan 2 jam sebelum berolahraga. Sebab, kamu membutuhkan energi, bukan, saat berolahraga? Makan beberapa jam sebelum olahraga juga menghindarkanmu dari sakit perut, pusing dan lemas setelah berolahraga.

11. Boleh Makan Apa Aja Sesudah Olahraga

Kalo tujuanmu berolahraga adalah untuk menurunkan berat badan, maka hindari mengonsumsi makanan sembarangan. Jaga pola makanmu supaya olahraga yang kamu lakukan nggak jadi sia-sia. Masa abis olahraga mau makan rendang? Yang ada perutmu malah makin buncit.

12. Minum Minuman Berenergi Tiap Abis Olahraga

Kamu nggak harus mengonsumsi minuman berenergi atau isotonik, kok, sehabis olahraga. Yang penting, cairan dalam tubuhmu yang hilang ketika olahraga terganti. Bisa dengan meminum air putih agar tubuhmu terhidrasi setelah olahraga.

Agar bisa hidup lebih sehat dan memiliki bentuk tubuh yang ideal, udah waktunya kamu menghilangkan pola pikir lama dan berhenti mempercayai mitos seputar olahraga yang tidak benar yang beredar luas di luar sana.