5 Fakta Tentang Gangguan Mood Seasonal Affective Disorder

Merasa sedih selama beberapa hari itu wajar. Mungkin kamu butuh lebih banyak waktu untuk move on. Tapi, jika kesedihan tersebut kamu rasakan dalam waktu yang lama hingga membuatmu tidak termotivasi untuk melakukan apapun, bisa jadi kamu mengalami gangguan mood Seasonal Affective Disorder (SAD).

SAD sendiri merupakan tipe depresi ringan yang biasanya terjadi di waktu yang sama setiap tahun. Kalo kamu ngerasain gejala, seperti moody di musim-musim tertentu dan energi tubuh kian melemah, kemungkinan besar kamu sedang mengalami gangguan tersebut. Ingin tahu lebih banyak soal SAD? Berikut ulasan lengkapnya!

Mengenal Seasonal Affective Disorder

Sesuai dengan namanya, Seasonal Affective Disorder adalah salah satu bentuk depresi yang sifatnya musiman. Kondisi ini lebih banyak ditemui pada orang yang tinggal di negara dengan empat musim dan umumnya terjadi pada musim salju.

Ketika salju turun, jalanan, pepohonan dan atap rumah menjadi putih, seragam dengan warna langit. Keadaan tersebut bisa bikin seseorang merasa tertekan hingga mengalami depresi. Tapi, ketika hari menjadi cerah, seperti di musim panas atau semi, gejalanya akan menghilang.

Fakta Tentang SAD

Meski demikian beberapa orang punya pola SAD yang berlawanan, yakni menjadi depresi justru selama musim panas dan musim semi. Gejala yang muncul awalnya ringan, namun bisa semakin parah sepanjang musim berlangsung. Supaya dapat lebih memahami SAD, kenali fakta-fakta seputarnya di bawah ini!

1. Lebih Banyak Dialami Oleh Wanita Dibanding Pria

Diketahui sekitar 60-90% dari penderita Seasonal Affective Disorder adalah wanita. Umumnya, wanita yang berada di rentang usia 18-55 tahun mempunyai resiko empat kali lebih besar untuk mengidap kondisi ini dibandingkan pria. Hal tersebut dikarenakan adanya perubahan kadar hormon serotonin pada wanita yang dipengaruhi oleh PMS dan menopause.

2. Dipengaruhi Oleh Sinar Matahari

Nggak sedikit yang mengira bahwa SAD disebabkan oleh udara yang dingin. Padahal, sebenarnya kondisi tersebut dipengaruhi oleh sinar matahari. Ketika tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup, hormon dalam tubuh kita yang bernama melatonin akan meningkat.

 Melatonin sendiri merupakan hormon yang berguna untuk membuat kita tertidur dan dapat meningkatkan gejala-gejala depresi.

3. Terbagi Menjadi Dua Macam

Seperti yang telah disebutkan, SAD lebih sering ditemui di negara-negara yang beriklim dingin. Meski begitu, nggak menutup kemungkinan kondisi tersebut dialami oleh orang yang tinggal di negara beriklim panas.

Lain dengan SAD yang dipengaruhi oleh sinar matahari, jenis SAD yang ini berkaitan sama suhu panas serta kelembaban udara. Kasusnya sendiri emang masih jarang, tapi diketahui bisa menimbulkan lebih banyak tindak kejahatan, loh!

4. Setiap Orang Mempunyai Gejala SAD yang Berbeda-beda

Terdapat beberapa hal yang menjadi tanda-tanda seseorang mengalami gangguan mood Seasonal Affective Disorder, antara lain merasa depresi, kurang termotivasi untuk melakukan kegiatan sehari-hari, kekurangan energi, sulit berkonsultasi, insomnia atau terlalu banyak tidur, mudah menyerah dan putus asa sampai berpikir untuk mengakhiri hidup.

Setiap penderita ada yang cuma memiliki salah satu gejalanya. Tapi, ada pula yang menunjukkan semua gejalanya.

5. Bisa Diatasi dengan Obat dan Terapi

Kalo kamu mengalami atau kenal dengan seseorang yang memiliki kecenderungan SAD, jangan khawatir. Sebab, kondisi ini dapat diatasi dengan obat-obatan dan terapi. Salah satu metode yang paling sederhana, namun efektif adalah dengan melakukan terapi cahaya.

Kamu cukup pergi ke luar rumah dan membiarkan tubuhmu menyerap sinar matahari. Bisa pula dengan light box. Selain itu, mengonsumsi obat anti-depresan juga dipercaya mampu membantu mengurangi gejala yang dialami.

Walau pun gangguan mood Seasonal Affective Disorder kerap dijumpai di negara empat musim, bukan berarti kita yang tinggal di negara beriklim tropis terbebas dari kondisi tersebut. Makanya, penting banget mengenal SAD lebih lanjut agar kamu dapat mengetahui penyebab dan cara mengatasinya.